Rabu, 05 Desember 2012

Sakit Kepala


Solusi Sakit Kepala
                Penyakit ini sering melanda siapapun, tidak kenal usia. Sakit kepala umumnya ialah sakit yang terasa dibagian kepala, ada juga yang dirasakan hanya di sebagian kepala, atau yang lebih booming dengan migraine. Sebagian besar sakit kepala merupakan ketegangan otot, migren atau nyeri kepala tanpa penyebab yang jelas.Sakit kepala banyak yang berhubungan dengan kelainan di mata,hidung, tenggorokan, gigi dan telinga. Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan perasaan berdenyut di kepala, tetapi tekanan darah tinggi jarang menyebabkan sakit kepala menahun. Adapun cara mengatasi sakit kepala yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw. Ialah :
Pertama, pengobatan terbaik untuk sakit kepala adalah dengan Al-Hijamah (Bekam). Metode ini berdasar pada perintah Rasulullah saw. Kepada setiap sahabat yang mengeluhkan sakit kepalanya. Sebgaimana yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Tarikhnya dan Abu Daud dalam sunan bahwa Rasulullah saw. Setiap kali ada orang yang datang menemui beliau menceritakan sakit kepalanya, beliau bersabda :” Bekamlah”.

Kedua, terapi sakit kepala yang diajarkan Rasulullah adalah dengan mengikat kepala. Terapi ini seperti dijelaskan oleh Abu Nu’aim dala karyanya Ath-Thibbun Nabawi. “jenis pusing yang pernah diidap oleh Nabi Muhammad hingga satu atau dua hari sehingga beliau tidak keluar rumah.
Ketiga, terapi sakit kepala yang juga bisa diandalkan adalah dengan ruqyah. Ada dua hal yang mendasari terapi ini, yaitu terapi ruqyah yang dilakukan adalah memohon pertolongan kesembuhan kepada Allah Ta’ala dari rasa sakit dengan membaca doa-doa yang disyariatkan. Hal ini berdasar hadits riwayat Imam Muslim, dari Utsman bin Abil Ash diceritakan bahwa ia pernah mengeluh kepada Rasulullah mengenai sakit yang dirasakan pada tubuhnya swemenjak masuk islam. Maka Nabi saw. Bersabda : “ Letakan tanganmu diatas bagian tubuhmu yang sakit, lalu ucapkan bismillah tiga kali dan ucapkan doa berikut sebanyak tujuh kali: “ A’uzdubi’izzatillahi wa qudratihi min syarri ma ajidu wa uhazdiru” (Aku berlindung dengan kemuliaan dan kekuasaan Allah dari keburukan apa yang kudapati dan ku kawatirkan akan terjadi).
Keempat, meningkatkan keimanan dan menunaikan ibadah-ibadah yang sangat berpengaruh pada usaha menghindari ketegangan di kepala sekalligus sebagai terapi. Adapun gangguan kepala akibat masalah pencernaan (perut), maka menjaga dan merawat kesehatan perut secara islami menjadi sangat penting,terutama mencontoh pola makan dan minum Rasulullah saw. Serta menghindari makanan yang mengandung zat berbahaya, pengawet, pemanis buatan dan menjauhi minuman instant (softdrink) dan tidak merokok. [1]


[1] Editan Penulis dari Tabloid BEKAM edisi 1 cetakan ke II/Th.II hl.5

Tidak ada komentar: